Minggu, 08 Juli 2012

Menjadi Mahasiswa sukses


 



Lembar Da’wah
 


Berislam Dengan Mengedepankan Ilmu Syar’I              Edisi 5, Sya’ban 1433 H/ Juli 2012 M
MENJADI   MAHASISWA   SUKSES

“Jika Allah menolong kamu maka tak ada orang yang dapat mengalahkan kamu. Jika Allah membiarkan kamu maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu dari Allah sesudah itu???”
           Mendapatkan segala kebaikan dalam segala yang dilakukan merupakan keinginan setiap orang yang berakal setiap orang yang berakal. Termaksud mendapatkan kesuksesan. kesuksesan dapat diartikan sebagai suatu keadaan tercapainya suatu tujuan atau cita-cita. Tentunya anda sebagai mahasiswa menginginkan kesuksesan juga kan? Standar yang benar sudah menjadi pemahaman yang umum bahwa ketika manusia memandang atau menilai sesuatu maka hasilnya tidak lepas dari subjektivitas . akal manusia tidak mampu meniai baik-buruk sesuatu karena keterbatasan fungsinya yang hanya dapat berfikir kecuali ada 4 komponan yang terpenuhi yaitu : akal sehat, indra, fakta yang terindra,dan informasi sebelumnya.
           Sedangakan Allah, Tuhan Semesta Alam yang mengetahui dari A-Z tentang manusia yang merupakan makhluk-Nya. Sehingga standar baik dan buruk untuk menjadi kesuksesan pun juga haruslah dari Allah. Seperti firman Allah dalam Q.S 2: 216.
“Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak Mengetahui.”  (Terjemahan QS Al Baqarah ; 216)
Seorang mahasiswa muslim yang sukses dapat dicirikan dengan dua indikotor yaitu:
a.                   Memiliki kepribadian Islam
b.                  Menguasai Ilmu pengetahuan yang menjadi bidang studinya.
Seorang mahasiswa muslim yang sukses, dengan demikian, adalah mahasiswa yang berhasil memiliki kedua indicator tersebut secara bersamaan. Mahasiswa yang hanya menguasai pengetahuan yang menjadi objek studinya, namun dangkal dalam pemahaman Islamnya, hakikatnya adalah mahasiswa yang gagal. 
Alangkah indahnya dan mengesankan kalau kita meyakini satu  hal bahwa tiada kesuksesan yang sesungguh kecuali kalau Allah Subhaanahu wata’aalaa menolong segala urusan kita. Dengan kata lain apabila kita merindukan dapat meraih tangga kesuksesan maka segala aspek yang berkaitan dengan dimensi sukses itu sendiri harus disandarkan pada satu prinsip yakni sukses dengan dan karena pertolongan-Nya. Inilah yang dimaksud fundasi yang tak bisa tak harus diperkokoh sebelum kita membangun dan menegakkan menarah gading kesuksesan.

Kunci dari kesuksesan adalah kalau kita menginginkan hidup sukses di dunia maka janganlah hanya sibuk merekayasa diri dan keadaan dalam rangka ikhtiar dan dhahir semata tetapi juga rekayasalah diri kita supaya menjadi orang yang layak ditolong oleh Allah. “Jika Allah menolong kamu maka tak ada orang yang dapat mengalahkan kamu. Jika Allah membiarkan kamu maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu dari Allah sesudah itu???” Karena itu hendaklah kapada Allah saja orang-orang mukmin bertawakal.  Wallahu A’lam
 

Rasulullah SAW bersabda: “Seseorang dapat terpengaruh oleh agama kawan karibnya. Karena itu, hendaklah salah seorang diantara kalian memperhatikan dengan siapakah dia bergaul”(H.R Tirmidzi)
Kesuksesan itu ibarat minum kopi, mesti ada rasa pihitnya diantara manisnya gula untuk mencapai kenikmatan meminumnya. Bayangkan jika kita hanya meminum airputih yang diberi gula, aneh kan?? Begitulah proses menggapai kebahagiaan dalam kesuksesan, jatuh dan sakitnyaadalah bumbu penyedap dalam perjalanan kita. Penuh liku, penuh tantangan, penuh kesulitan, itulah yasng membuat jalan kita begitu nikmat dalam menggapai kesuksesan, jika ada kesusahan jangan berputus asa, yakinlah Allah bersamamu.
Sebuah pesan kesuksesan hidup, sebalum beraktifatas:
Jendela kamar tidur bilang: “Lihatlah dunia di luar”
 Langit kamar berpesan: “ Bercita-citalah setinggih           mungkin”
ü  Jam dinding berdetak mengisyaratkan: “Setiap menit itu berharga”
ü  Kelender berbisik: “ Jangan  menunda sampai besok”
ü  Pintu berteriak: “Dorong yang keras dan pergilah”
Tapi yang wajib diperhatikan betul-betul adalah pesan dari lantai : “Berlutut, Bersujud dan berdoalah sebelum melakukan semua aktifitas”. Semoga Allah memberkahi setiapl angkah kita… aamiin. Sukses Menjadi Mahasiswa ^_^

Salam Redaksi 

Lembar da’wah Al Huda diterbitkan oleh Departemen Da’wah dan  Kaderisasi Forum Study Islam Al Huda (FSI Al Huda) Fakultas Agama Islam Universitas  Muslim Indonesia.
                Info lebih lanjut :
Ikhwa      (Laki-laki)       :  085 397 296 478
Akhwat   (Perempuan) : 085 230 827 893
                Email                                : alhudafsi.fai@gmail.com




Tidak ada komentar:

Posting Komentar